Tips Destinasi Wisata Gunung Ijen Banyuwangi

Tips Destinasi Wisata Gunung Ijen Banyuwangi

Tips Destinasi Wisata Gunung Ijen Banyuwangi

Tips Destinasi Wisata Gunung Ijen Banyuwangi, – Wisata Kawah Ijen Banyuwangi merupakan salah satu destinasi populer di kalangan wisatawan. Pemandangan yang indah dan udara yang sejuk menjadi salah satu penarik banyak orang mengunjungi tempat ini. Apalagi dengan adanya fenomena Blue Fire yang sangat hanya ada 2 di dunia.

Fenomena Blue Fire inilah yang mengangkat nama Kawah Ijen menjadi begitu terkenal, bahkan hingga ke luar negeri. Blue Fire atau api biru ini muncul dari belerang pada saat hari sudah gelap. Kamu tidak bisa melihat fenomena Blue Fire ini selain di Kawah Ijen dan di Islandia.

Wisata Kawah Ijen Banyuwangi wajib dikunjungi dengan segala keindahan yang ditawarkannya. Gunung yang memiliki ketinggian 2.386 mdpl ini tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Banyuwangi, apalagi bagi pecinta gunung. Pemandangan yang indah dan unik dapat menyegarkan pikiran.

Gunung yang terkenal karena keindahan kawah dan api birunya ini tak pernah sepi pengunjung. Gunung dengan ketinggian 2.443 meter di atas permukaan laut ini terletak di antara dua kabupaten, yakni Bondowoso dan Banyuwangi.

Rute perjalanan

Terdapat beberapa rute yang bisa kamu tempuh, berikut di antaranya:

Dari Surabaya: naiklah jalan tol menuju Probolinggo yang melewati Bangil dan Pasuruan. Setelah turun dari jalan tol, lanjutkan perjalanan menuju Kraksaan, Besuki, dan Bondowoso. Dari Bondowoso menuju Gunung Ijen butuh waktu sekitar dua jam.
Dari Situbondo: berangkatlah dari Situbondo menuju Bondowoso melalui Sempol dan Wonosari, dan kamu akan sampai di Paltuding. Rute ini menyuguhkan pemandangan kebun kopi dan hutan pinus yang indah. Perjalanan dari Situbondo menuju Bondowoso memakan waktu selama 2,5 jam.
Dari Banyuwangi: melajulah menuju Kecamatan Licin yang berjarak 15 kilometer dari Banyuwangi. Kondisi jalanan di Licin sudah sangat bagus. Setelah melalui kecamatan ini, kamu akan menemukan rute Paltuding. Dari sinilah petualangan mendaki dimulai.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam operasional: setiap hari pukul 00.00-12.00 WIB

Harga tiket: WNI Rp5.000 saat hari biasa dan Rp7.500 di hari libur, sedangkan WNA Rp100 ribu di hari biasa dan Rp150 ribu pada hari libur

Jalur pendakian

Pendakian Gunung Ijen dimulai dari Paltuding sebagai pos pertama. Mendaki di gunung ini membutuhkan waktu selama kurang lebih 2-4 jam. Kalau pengin tak terburu-buru, kamu bisa mendaki mulai pukul 00.30.

Sebelum mencapai Kawah Ijen, terdapat pos terakhir untuk beristirahat, namanya pos penimbangan atau Pondok Bunder. Bawalah persediaan logistik yang cukup, terutama air mineral dan gula merah atau cokelat sebagai tenaga selama mendaki. Sebab, selama pendakian, kamu tak akan menemukan penjual makanan.

Kalau tak kuat mendaki, kamu bisa naik ojek berupa gerobak yang ditarik 2-3 orang. Harganya rata-rata Rp100-200 ribuan.

Melihat keindahan kawah Gunung Ijen

Salah satu hal yang paling menarik perhatian yakni kawahnya yang dikenal sebagai kawah asam terbesar di dunia dengan kaldera setinggi 300-500 meter dan luas 5.466 hektare.

Ada pula blue fire yang hanya ada di dunia, satunya di Islandia. Untuk dapat menikmati pesonanya, kamu harus tiba di puncak sekitar pukul 03.00. Jangan lupa bawa masker ya, karena bau belerangnya cukup menyengat.

Api biru mulai hilang sejak pukul 04.30. Setelah itu, kamu bisa menikmati keindahan matahari terbit.

Comments are closed.