Kisah Bingka Kentang dan Bisnis Juraida yang Hidup Kembali

Kisah Bingka Kentang dan Bisnis Juraida yang Hidup Kembali

Kisah Bingka Kentang dan Bisnis Juraida yang Hidup Kembali

Kisah Bingka Kentang dan Bisnis Juraida yang Hidup Kembali– Sejak tujuh tahun lalu, Juraida berjualan nasi goreng pada SDN 1 Meninting. Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, setiap harinya. Bu Ida, begitu ia akrab menyapa, mulai resah karena ada tiga penjual nasi goreng lain yang membuat omzetnya mulai berkurang. Namun, dia tidak menyerah. Selama masih bisa berjualan, dia sabar menjalani bagaimana pun hasilnya. Suami Ida sudah cukup lama sakit dan membuatnya terpaksa menjadi tulang punggung keluarga.

Cerita Anak Muda di Pohuwato yang Sukses Merintis Kedai di Masa Pandemi -  gopos.id

Ida belajar digital marketing ke sela berjualan

Karena berjualan di sekolah hanya sampai pukul 11 siang, Ida ingin memanfaatkan waktu luangnya yang cukup banyak. Ia tidak hanya memasarkan nasi gorengnya secara offline, tapi juga online. Untuk pertama kalinya saya mempelajari digital marketing dan waktu itu platform pertama yang saya kelola sendiri adalah Google Bisnisku yang diberi nama Warung Makan Ibu Ida,” ungkap wanita berusia 49 tahun ini. Saya sangat antusias untuk berjualan online, terutama fitur favorit saya yaitu ulasan, sangat membantu untuk terus meningkatkan kualitas makanan dan cara berjualan saya.

Ida banting setir berjualan Bingka Kentang Lombok saat pandemik

Melansir dari http://bienvenueabord-lefilm.com/  saat pandemik COVID-19 melanda, sekolah tempat ia biasa berjualan tidak lagi beroperasi. Ia harus berbesar hati kehilangan salah satu mata pencahariaannya, yaitu berjualan offline. Ida pun memutar otak karena ada suami dan dua anak yang harus ia biayai. Terbesit di benaknya untuk berjualan Bingka Kentang Lombok. Sebab, Ida gemar membuat kue semasa muda. Dengan modal terbatas, Ida hanya bisa memanfaatkan barang yang sudah tersedia di rumah, yaitu cetakan kue terang bulan. Ida lantas memutuskan untuk mengganti nama Google Bisnisku yang semula Warung Makan Bu Ida menjadi Bingka Kentang Lombok.

Digital marketing menyelamatkan Ida dari krisis ekonomi

Usahanya pun membuahkan hasil. Ia mendapatkan pelanggan pertamanya dari Google Bisnisku. Karena Ida harus memasak sekaligus mengantarkan pesanan, ia pun mengajari anaknya ilmu yang didapat dari kelas Women Will untuk membantunya berjualan online, seperti media sosial untuk bisnis, cara memaksimalkan Google Bisnisku dan bagaimana cara menghadapi pelanggan.

Comments are closed.