Destinasi Wisata Museum Tsunami Aceh

Destinasi Wisata Museum Tsunami Aceh

Destinasi Wisata Museum Tsunami Aceh

Destinasi Wisata Museum Tsunami Aceh, – Pernahkah Anda berkunjung ke objek Wisata Museum Tsunami di Aceh? Seperti namanya yang sudah Anda ketahui, museum ini didirikan untuk mengenang bencana tsunami yang melanda Aceh pada bulan Desember tahun 2004 silam. Akibat tsunami tersebut, sebagian besar wilayah Aceh luluh lantah dan juga hancur. Banyak sekali korban jiwa sehingga mengakibatkan trauma yang ada di benak sebagian besar penduduk Aceh.

Lebih dari 240.000 korban jiwa yang tercatat sebagai korban keganasan tsunami tersebut. Selain itu, kerugian materi juga hampir tidak dapat terhitung, butuh waktu beberapa bulan dan tahun untuk kembali memulihkan daerah yang terdampak tsunami. Pendirian museum tsunami ini tidak lain untuk mengenang kejadian tersebut. Selain itu, museum ini juga dapat digunakan sebagai lokasi penyelamatan apabila bencana yang sama kembali datang.

Melansir https://christian-mommies.com/, Sudah 15 tahun berlalu sejak gelombang tsunami dahsyat menghantam Aceh. Bencana yang memakan banyak korban jiwa ini masih menyisakan luka mendalam. Melalui peristiwa tersebut, pemerintah membangun Museum Tsunami.

Sebuah tempat untuk mengenang peristiwa 26 Desember 2004, sekaligus simbol kebangkitan warga Aceh. Dibangun pada 2008, museum ini dibuka untuk umum pada 2011. Saat liburan ke Aceh, Museum Tsunami bisa jadi destinasi wajib yang harus didatangi.

Sejarah singkat Museum Tsunami

Museum Tsunami merupakan hasil rancangan Ridwan Kamil yang kala itu masih berprofesi sebagai arsitektur. Dia memenangkan sayembara tingkat internasional yang diadakan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nangroe Aceh Darussalam bersama Ikatan Arsitek Indonesia.

Kang Emil, sapaan akrabnya, membuat desain bertajuk Rumoh Aceh as Escape Hill. Desainnya memadukan rumah tradisional Aceh yang dibentuk seperti gelombang besar layaknya gelombang tsunami.

Harapannya, museum bisa berguna untuk banyak hal. Di samping sebagai sarana untuk mengingat, mempelajari, dan mitigasi tsunami, museum juga bisa dijadikan sebagai tempat penyelamatan dari bencana alam.

Atap dibuat terbuka dengan diberi tanaman sebagai tempat evakuasi. Namun, harapannya tak ada bencana alam dahsyat lagi yang terjadi.

Lokasi Museum Tsunami

Museum Tsunami Aceh berlokasi di Jalan Sultan Iskandar Muda, Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh. Posisinya sangat dekat dengan Masjid Baiturrahman, sekitar 11 menit dengan berjalan kaki atau semenit naik kendaraan.

Keunikan dari Museum Tsunami

Museum Tsunami punya beberapa bagian utama yang menarik untuk dieksplorasi. Dilengkapi 22 alat peraga, 7 maket, dan 26 foto mengenai tsunami Aceh.

Karena ketika memasukinya, kamu akan melewati sebuah lorong kecil dengan pencahayaan minim. Lorong yang disebut ruang renungan ini akan membuat emosimu campur aduk. Adanya suara azan dan percikan air akan membuat batin kita semakin “tertekan.”

Selanjutnya ada ruang The Light of God (cahaya tuhan). Di sini, kamu bisa melihat ratusan ribu nama korban bencana tsunami Aceh.

Suasana di dalamnya bisa membuat bulu kuduk merinding. Apalagi dengan kondisi cahaya remang dan lantunan ayat suci Alquran.

Selanjutnya, kamu akan dibawa ke ruang jembatan harapan. Jalannya dibuat memutar, supaya kamu tahu perjuangan warga Aceh saat berusaha selamat dari bencana tsunami.

Terdapat pula 25 bendera negara yang telah berjasa dalam membantu Aceh pascabencana tsunami.

Terakhir, kamu akan dibawa ke lantai teratas untuk melihat ruang evakuasi. Sesuai namanya, tempat memang bertujuan sebagai tempat tinggal sementara saat ada bencana alam.

Sayangnya, kamu tidak bisa masuk ke dalamnya. Tujuannya, supaya ruangan tersebut tetap steril dan selalu siap dipakai kapan pun.

Comments are closed.